Titiknolnews.com | Bima, – Suasana Car Free Day (CFD) Talabiu-Dore, Kecamatan Woha-Palibelo, Kabupaten Bima, Minggu (11/10/2026) pagi, tampak berbeda. Di tengah ramainya warga yang berolahraga, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima periode 2026-2031 turun langsung menyapa pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Sejak pukul 06.00 WITA, kawasan Talabiu-Dore dipadati ribuan warga dari berbagai desa. Aktivitas perdagangan berlangsung ramai. Berbagai lapak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal menawarkan makanan, minuman, jajanan tradisional, hingga aneka produk kerajinan kepada pengunjung yang datang untuk berolahraga dan bersilaturahmi.
Kegiatan Car Free Day (CFD) ini kini tidak hanya menjadi ruang sehat bagi masyarakat, tetapi juga telah menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Kehadiran ribuan pengunjung setiap pekan membuka peluang pasar yang menjanjikan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Momentum inilah yang menarik perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima. Jajaran pimpinan baru BAZNAS hadir langsung di tengah keramaian CFD untuk melihat geliat ekonomi rakyat.

Turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Bima Drs. A. Zubair H. AR, bersama Wakil Ketua I H. Hamid, S.H., Wakil Ketua II Ahmadin, S.H., LLM., Wakil Ketua III Drs. H. Fahrir, dan Wakil Ketua IV Wahidin,S.HI., serta seluruh staf.
Kehadiran pimpinan BAZNAS di tengah aktivitas ekonomi rakyat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen BAZNAS terhadap pemberdayaan UMKM dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat Bima.
CFD Talabiu-Dore memperlihatkan bahwa ruang publik dapat menjadi ekosistem ekonomi lokal yang hidup. Dari olahraga, silaturahmi, hingga transaksi ekonomi, semua berpadu menggerakkan roda perekonomian warga.
Ketua BAZNAS Kabupaten Bima, Drs. A. Zubair H. AR mengatakan, Car Free Day adalah etalase strategis bagi UMKM lokal.
“CFD ini bukan hanya ajang olahraga, tapi ruang ekonomi rakyat. Kami sengaja hadir untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, mensosialisasikan pimpinan BAZNAS baru yang baru saja dilantik, sekaligus meninjau langsung potensi ekonomi UMKM di Kabupaten Bima,” ungkap Zubair di sela-sela kunjungannya.
Menurutnya, BAZNAS memiliki program pemberdayaan ekonomi umat yang sangat relevan dengan pelaku UMKM di CFD, mulai dari bantuan modal usaha, fasilitasi sarana usaha, pembinaan manajemen keuangan, penyempurnaan kemasan produk, hingga pendampingan pemasaran digital bagi mustahik yang ingin naik kelas menjadi pengusaha mandiri.
Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bima mendorong pentingnya kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
“Zakat yang dititipkan masyarakat akan kami kembalikan dalam bentuk pemberdayaan. Harapan kami, dari yang awalnya penerima manfaat zakat (mustahik), ke depan bisa menjadi pemberi zakat (muzaki) atau munfiq,” tegasnya.
Kehadiran rombongan BAZNAS disambut hangat oleh Camat Woha, Irfan, S.Sos. Sebagai inisiator CFD, Irfan menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS terhadap pelaku UMKM di wilayah Woha-Palibelo.

CFD ini kami buat untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Dukungan berkelanjutan dari lembaga seperti BAZNAS sangat kami butuhkan agar UMKM kita terus tumbuh, kata Irfan.
Dalam kunjungan tersebut, pimpinan BAZNAS tidak hanya berdialog, tetapi juga ikut berbelanja di lapak-lapak UMKM sebagai bentuk dukungan nyata.

Ketua berserta Pimpinan Baznas juga mengajak warga yang datang berolahraga untuk turut berbelanja di lapak lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi keumatan.(Red)



