Titiknolnews.com | BIMA, 6 September 2026 – Prosesi akad nikah berlangsung khidmat di Paruga Nae, Minggu 6 September 2026 pukul 13.20 WITA. Al Faruq, S.Pd. dan Nurul Hafizah, S.Pd., resmi dipersatukan dalam ikatan pernikahan.
Yang membuat acara ini menjadi perhatian adalah kehadiran Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H. yang dipercaya sebagai salah satu saksi pernikahan.
Kehadiran Kapolres tersebut merupakan bentuk dukungan dan penghormatan bagi keluarga besar kepada Al Faruq yang merupakan Mantan Ketua Umum HMI Cabang Kabupaten Bima periode 2023–2026.

Program Selasa Menyapa Bukan Seremonial, Bukti Nyata AMA RASA Hadir Melayani Warga Ambalawi
“Ini bukan hanya pernikahan biasa. Ini penyatuan dua keluarga pendidik yang selama ini aktif membangun daerah,” ujar salah satu tamu undangan.
Profil Mempelai
Pengantin Pria: Al Faruq, S.Pd. | Desa Ragi, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima | Putra Najamudin dan Suryati
Pengantin Wanita: Nurul Hafizah, S.Pd. | Desa Usar, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa | Putri Syafruddin dan Zubaedah
Kedua mempelai sama-sama berprofesi sebagai pendidik dan dikenal aktif di dunia organisasi kemahasiswaan serta kepemudaan.
Akad nikah disaksikan keluarga besar, sahabat, kader HMI, serta sejumlah pejabat daerah. Di antaranya:
Ketua Bawaslu Bima Junaidin, S.Pd., M.H., Tujuh Anggota DPRD Kabupaten Bima, Anggota KPU Bima Abdurahman, S.H., Rektor Stipar Soromandi Bima, Dosen, kepala desa, dan tokoh masyarakat
Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti apresiasi masyarakat terhadap Al Faruq. Selama memimpin HMI, ia dikenal konsisten memperjuangkan nilai keilmuan, persatuan, dan kemajuan pemuda di Bima.
Dalam kesempatan itu, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar menyampaikan ucapan selamat.
“Semoga pernikahan ini menjadi awal membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Menjadi berkah bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” pesannya.
Dengan latar belakang sebagai pendidik, kedua mempelai diharapkan dapat menjadi teladan dan terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di wilayah NTB. (Nw)


