Ikuti Kami
Advertisement
Advertisement

Anggaran Rp1,3 Miliar untuk Proyek Perpipaan Ntonggu Tuai Protes Hingga Penolakan: Diduga Abaikan Kebutuhan Warga

Redaksi Titik Nol News September 2, 2026 1 Min Read 413 Views
Share:

Titiknolnews.com | Bima, 2 September 2026 – Proyek pembangunan jaringan perpipaan di Desa Ntonggu, Kabupaten Bima, dengan anggaran Rp1.324.359.000 menuai protes hingga penolakan dari masyarakat setempat. Warga menilai proyek tersebut tidak matang perencanaannya dan diduga mengabaikan kebutuhan riil masyarakat.

Penolakan disampaikan langsung oleh Wahdin, S.H., Ketua Pemuda Desa Ntonggu.

Warga mengkritisi keras tidak adanya sosialisasi dan musyawarah sejak awal. Proyek ini tidak pernah dibahas melalui rapat desa, pertemuan terbuka, maupun forum konsultasi publik.

Perencanaan disusun sepihak tanpa mengetahui kebutuhan riil warga. Ini terkesan dipaksakan dari atas, ujar Wahdin.

Menurut warga, Desa Ntonggu tidak kekurangan air bersih. Di berbagai wilayah yang sebelumnya rawan, kini sudah ada sumur bor dalam yang berfungsi baik dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Karena itu proyek ini terlihat mubazir dan sia-sia. Tidak menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Wahdin.

Penolakan makin menguat karena sumber air yang dipilih berasal dari aliran sungai. Warga meragukan kualitasnya. Saat hujan air keruh dan rawan tercemar, saat kemarau debitnya turun drastis.

Masyarakat khawatir jika sungai dijadikan sumber utama, maka jatah air untuk irigasi sawah akan berkurang. Padahal pertanian adalah tulang punggung ekonomi Desa Ntonggu.

“Kami menolak keras. Proyek ini terkesan dibuat hanya untuk menghabiskan anggaran, bukan untuk kesejahteraan rakyat Desa Ntonggu,” kata Wahdin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan serta Klarifikasi resmi dari pihak pelaksana maupun pemerintah terkait atas penolakan warga. (AF)