Titiknolnewscom|Bima, NTB – Munculnya berbagai persoalan serius dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah harus menjadi perhatian serius Badan Gizi Nasional (BGN).
Hal itu disampaikan Muhammad Fitrah, Ketua Bidang KPP HMI Cabang Bima, menanggapi sejumlah laporan terkait pelaksanaan MBG di wilayahnya.
Fitrah menegaskan, persoalan yang muncul mulai dari kualitas makanan, keamanan pangan, tata kelola bahan baku, hingga dugaan ketidaksesuaian antara anggaran dan kualitas makanan yang diterima masyarakat tidak boleh dipandang sebagai persoalan kecil.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang menyangkut kesehatan dan keselamatan generasi bangsa. Karena itu, pengelolaannya tidak boleh hanya berorientasi pada target jumlah penerima manfaat, tetapi harus memastikan kualitas gizi, keamanan pangan, transparansi anggaran, serta tata kelola yang bersih dan profesional, tegas Fitrah di Bima, Jum’at 11 September 2026.
Fitrah menyebut, di Kota maupun Kabupaten Bima telah muncul dugaan penyimpangan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Untuk mencegah persoalan semakin besar dan memastikan program MBG berjalan sesuai standar, HMI Cabang Bima mendesak BGN untuk segera turun langsung melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh SPPG yang beroperasi di Kota dan Kabupaten Bima.

Polri Membuka Babak Baru Pemberantasan Korupsi, Ketua PW SEMMI NTB Serukan Publik Wajib Mengawal..!
“Audit tersebut harus dilakukan secara objektif dan menyentuh seluruh aspek penting. Mulai dari pengadaan dan harga bahan baku, kualitas serta kuantitas makanan, kesesuaian menu dengan standar gizi, sanitasi dan keamanan pangan, jumlah penerima manfaat, proses distribusi, hingga transparansi penggunaan anggaran,” ujarnya.
Fitrah mengingatkan agar penanganan tidak menunggu sampai terjadi korban.
“Jangan sampai persoalan baru ditangani setelah muncul korban atau setelah terjadi masalah yang merugikan masyarakat. Pengawasan harus dilakukan secara preventif, bukan hanya reaktif,” tegasnya.
Menurutnya, BGN harus memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dialokasikan benar-benar kembali kepada penerima manfaat dalam bentuk makanan yang layak, aman, bergizi, dan berkualitas.
Oleh karena itu, kami dari HMI Cabang Bima akan terus mengawal pelaksanaan Program MBG di Kota dan Kabupaten Bima. Program yang baik harus dijaga dengan pengawasan yang baik. Jika terdapat kekurangan, maka harus segera diperbaiki. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus ditindak sesuai aturan yang berlaku, pungkas Fitrah. (AF)


