Ikuti Kami
Advertisement
Advertisement

Bupati Bima Resmikan Layanan Hemodialisa RSUD Bima: Masyarakat Tak Perlu Jauh Lagi

Redaksi Titik Nol News Agustus 28, 2026 2 Min Read 194 Views
Share:

Titiknolnews.com | Bima, 28 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Bima secara resmi meresmikan fasilitas dan layanan Hemodialisis atau cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima, Jumat pagi (28/8/2026).

Peresmian dipimpin langsung oleh Bupati Bima, Ady Mahyudi dan berlangsung pukul 08.30 WITA di Aula RSUD Bima. Turut hadir unsur pimpinan daerah, DPRD, jajaran manajemen RSUD, tenaga kesehatan, serta perwakilan masyarakat.

Kehadiran layanan ini menjadi terobosan penting bagi warga Kabupaten dan Kota Bima. Selama ini, pasien gagal ginjal harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk terapi rutin, sehingga menimbulkan beban biaya tinggi dan penderitaan tambahan.

Direktur RSUD Bima, drg. H. Ihsan, M.PH.,menjelaskan bahwa persiapan layanan ini telah dilakukan secara matang. Mulai dari pengadaan mesin hemodialisa, renovasi ruangan khusus, pelatihan tenaga medis, hingga proses kredensialing dan verifikasi bersama BPJS Kesehatan.

Kami ingin kehadiran alat dan layanan ini memberikan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau serta berkualitas tinggi bagi seluruh warga yang membutuhkan. Harapannya beban penderitaan dan biaya perjalanan pasien dapat berkurang signifikan, ungkap drg. Ihsan.

Dalam sambutannya, Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan adalah prioritas utama pemerintahannya.

“Peresmian layanan hemodialisa ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Warga Bima tidak perlu lagi dirujuk jauh ke luar daerah. Infrastruktur medis yang lengkap dan memadai harus terus kita wujudkan,” tegas Bupati.

Bupati juga mengapresiasi kerja keras jajaran RSUD yang telah mengevaluasi kelengkapan peralatan, kesiapan ruangan yang bersih dan terang, serta kompetensi petugas medis pengelola hemodialisa agar layanan dapat berjalan berkelanjutan dan sesuai standar.

Dengan adanya layanan ini, pasien kini dapat menjalani cuci darah secara teratur di RSUD Bima tanpa harus pindah tempat tinggal atau menanggung ongkos perjalanan dan biaya penginapan yang mahal.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi RSUD Bima sebagai pusat rujukan terpercaya di wilayah NTB bagian timur.

Pihak rumah sakit berkomitmen untuk terus menjaga mutu pelayanan serta meningkatkan sarana dan prasarana, dengan prinsip keadilan dan kemanusiaan bagi setiap pasien.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung ruang hemodialisa oleh Bupati Bima beserta rombongan. (AF)