Titiknolnews.com | Mataram, 24 Agustus 2026 – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) memberikan apresiasi terhadap Program Sayembara Riset yang digagas Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Program yang berlangsung sejak 7 hingga 21 Agustus 2026 ini dinilai sebagai langkah konkret untuk mendorong pembangunan daerah melalui pendekatan ilmiah.
Komisi Riset dan Inovasi PB HMI, Tata Sapriadin, menyebut program ini sejalan dengan upaya mewujudkan RPJMD Provinsi NTB.
> “Program Sayembara Riset ini kami rasa untuk mendorong pembangunan daerah lewat RPJMD Daerah NTB. Menurut kami, langkah BRIDA NTB adalah langkah konkret dengan pendekatan ilmiah yang kami harap bisa dirumuskan dalam program daerah ke depan,” ujar Tata Sapriadin.
Ia menambahkan, regulasi yang dikeluarkan Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, dinilai mampu membantu menggali berbagai persoalan daerah. Hasilnya dapat dirumuskan menjadi potensi dan bahan kebijakan pembangunan NTB ke depan.
PB HMI berharap pemerintah daerah menghadirkan lebih banyak regulasi serupa. Kebijakan seperti ini dinilai dapat mendorong pengembangan potensi sumber daya manusia (SDM) NTB serta meningkatkan kompetensi dan kualitas riset di daerah.
Program Sayembara Riset BRIDA NTB menjadi salah satu agenda strategis dalam penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah.
Program ini juga membuka ruang partisipasi bagi akademisi, peneliti, dan masyarakat untuk berkontribusi dalam perumusan kebijakan pembangunan NTB. (AF)



