Ikuti Kami
Advertisement
Advertisement

Jalankan Atensi Kapolri, Kapolres Bima Gandeng Wabup Gelar Program Polisi Peduli Pengangguran

Redaksi Titik Nol News Oktober 31, 2026 2 Min Read 24 Views
Share:

Titiknolnews.com |Bima– Menjalankan atensi Kapolri, Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., menggandeng Pemerintah Kabupaten Bima menggelar program “Polisi Peduli Pengangguran” di Aula Disnakertrans LLK Kabupaten Bima, Jumat (30/10/2026).

Program yang bertujuan menekan angka pengangguran sekaligus mencegah potensi kriminalitas tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy.

Turut hadir Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima HM. Syaeful Bahri, ST., M.Si., Sekdis Nakertrans, dan Kepala LLK Bima.

 

Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar menjelaskan, program “Polisi Peduli Pengangguran” merupakan instruksi langsung dari Kapolri agar jajaran kepolisian di daerah lebih dekat dan hadir memberikan solusi bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja.

“Program ini menjadi atensi Kapolri di mana dengan kehadiran Polisi di daerah bisa membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan, minimal memfasilitasi seluruh potensi yang ada di wilayah untuk disalurkan pada tujuan pekerjaan,” ujar Kapolres Bima.

Ia menambahkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial-ekonomi, Polres Bima bermitra dengan LLK Disnakertrans dan sektor industri untuk memfasilitasi pelatihan keterampilan dan penyaluran kerja bagi 96 peserta di enam kejuruan strategis, mulai dari operator komputer hingga teknik las.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy mengapresiasi langkah Polres Bima tersebut. Menurutnya, program ini merupakan wujud sinergi solid antara Polri dan Pemda.

“Pemerintah Kabupaten Bima melalui Wakil Bupati mengapresiasi dan mendukung penuh program ini sebagai langkah strategis bersinergi dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka pengangguran di daerah,” ungkap Wabup Irfan.

Wabup Irfan menegaskan, persoalan ketenagakerjaan merupakan tantangan bersama. Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, kata dia, berawal dari masyarakat yang sejahtera dan produktif.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memanfaatkan momentum pelatihan di LLK ini sebaik-baiknya agar memiliki bekal yang cukup untuk membuka usaha mandiri maupun masuk ke dunia kerja,” pungkasnya.

Sebanyak 96 peserta kini tengah mengikuti pelatihan intensif di LLK Bima. Diharapkan setelah pelatihan, mereka mampu membuka usaha mandiri dan terserap di dunia industri.(Red)