Ikuti Kami
Advertisement
Advertisement

Aksi Unjuk Rasa EK LMND Kabupaten Bima Tegaskan Pendidikan Gratis Sekarang Juga!

Redaksi Titik Nol News Oktober 7, 2026 2 Min Read 150 Views
Share:

Titiknolnews.com – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kabupaten Bima menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus STKIP Taman Siswa Bima, Rabu, 07/10/2026.

Aksi ini sempat membuat arus lalu lintas jalan nasional Bima – Sumbawa macet dan diwarnai penahanan mobil berplat merah yang melintas.

Massa aksi yang terdiri dari puluhan mahasiswa itu melakukan orasi secara bergilir menyuarakan grand issue Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis sebagai Hak Rakyat!

Koordinator Lapangan aksi, Kawan Rama, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk perlawanan terhadap sistem pendidikan yang masih komersial dan tidak berpihak pada rakyat kecil.

Dengan demikian, agenda Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis sebagai Hak Rakyat dapat ditempatkan sebagai kerangka untuk membaca persoalan pendidikan nasional secara lebih menyeluruh.

Lebih lanjut, Pendidikan gratis tidak boleh berhenti sebagai penghapusan biaya yang dibayarkan peserta didik, tetapi harus diikuti dengan pembiayaan publik yang memadai, tegas Kawan Rama di hadapan massa.

Menurut Rama, aksi penahanan mobil plat merah dan penguasaan jalan nasional adalah simbol bahwa negara harus hadir. Ia menilai selama ini negara abai terhadap akses pendidikan bagi masyarakat miskin.

“Pendidikan gratis bukan hanya persoalan biaya pendidikan, melainkan persoalan bagaimana negara memenuhi tanggung jawab konstitusionalnya terhadap hak warga negara atas pendidikan. Kami sengaja mengambil jalan nasional agar negara mendengar jeritan rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Eksekutif Kabupaten (EK) LMND Kabupaten Bima, Kawan Firman, menyatakan bahwa 7 tuntutan yang mereka bawa adalah agenda konkret untuk mengawal kebijakan pendidikan gratis 2026 agar tidak sekadar menjadi jargon politik tanpa implementasi.

Atas dasar itu, Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis sebagai Hak Rakyat harus menjadi grand issue perjuangan. Tuntutan politik utamanya adalah: PENDIDIKAN GRATIS SEKARANG JUGA! ujar Kawan Firman

Adapun 7 tuntutan Aksi EK LMND Kabupaten Bima adalah:

1. Sejahterakan Guru Dan Dosen!

2. Tingkatkan Mutu Pendidikan Nasional!

3. Wujudkan Kurikulum Pendidikan Kerakyatan!

4. Pemerataan Akses & Infrastruktur Pendidikan!

5. Jamin Pendidikan Berkualitas dan Merata Bagi seluruh Rakyat!

6. Perkuat Beasiswa dan Bantuan Biaya Hidup Mahasiswa!

7. Kawal Anggaran dan Pelaksanaan Pendidikan Gratis!

Lebih lanjut, Firman menegaskan makna Pendidikan gratis bukan sekadar penghapusan pungutan. Pendidikan gratis adalah perjuangan untuk memastikan bahwa tidak ada rakyat yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena tidak mampu membayar. Tegasnya

Ia menambahkan, momentum kebijakan pendidikan gratis 2026 harus menjadi momentum bagi rakyat untuk memastikan negara memenuhi tanggung jawab konstitusionalnya.

“Pendidikan tidak boleh menjadi beban yang semakin berat bagi keluarga ketika negara telah mengakui pendidikan sebagai hak warga negara. Oleh karena itu kami akan terus mengawal hingga pendidikan gratis benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan hanya di atas kertas,” pungkas Ketua EK LMND Kabupaten Bima tersebut.

Setelah bergilir berorasi di depan Kampus STKIP Taman Siswa Bima, massa aksi kemudian melanjutkan aksi  menuju Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bima untuk menyampaikan tuntutan secara langsung kepada pemerintah daerah agar mengawal implementasi pendidikan gratis di Kabupaten Bima.

Aksi yang berlangsung sejak pagi itu dengan pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP. (Red)