Titiknolnews.com |Bima — Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pejalan kaki di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, masih menyisakan tanda tanya. Tiga hari setelah kejadian, belum ada kejelasan penanganan dari pihak kepolisian.
Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) pun mendesak Satlantas Polres Bima, khususnya Unit Gakkum, untuk segera bergerak dan mengusut tuntas kasus tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan itu melibatkan sebuah mobil pick-up yang diduga menabrak pejalan kaki. Setelah kejadian, pengemudi kendaraan tersebut diduga melarikan diri dari lokasi. Hingga saat ini masyarakat Desa Sanolo mempertanyakan perkembangan penanganan kasus oleh aparat.
Menanggapi hal itu, Ketua KPPM Arul Palakka menyatakan aparat kepolisian tidak boleh membiarkan kasus ini berlarut-larut tanpa kepastian hukum.
“Jika benar pengemudi pick-up melarikan diri setelah kecelakaan, maka aparat harus segera melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan pengemudi tersebut. Korban dan keluarga berhak mendapatkan keadilan serta kepastian hukum,” tegas Arul Palakka kepada media, Rabu 13 Agustus 2026.
Arul merinci langkah-langkah yang diminta KPPM kepada Satlantas Polres Bima. Di antaranya olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, penelusuran kendaraan yang terlibat, pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang mengetahui kejadian tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses hukum.
Proses penanganan perkara harus dilakukan secara transparan, objektif, dan sesuai prosedur hukum, sehingga masyarakat memperoleh kejelasan mengenai kronologi dan perkembangan kasus,ujarnya.
Menurut Arul, tenggat tiga hari sudah cukup untuk menunjukkan progres penanganan.
“Tiga hari bukan waktu yang tepat untuk membiarkan kasus ini tanpa kejelasan. Jangan sampai korban terus menunggu sementara proses penanganannya tidak diketahui. Kami akan mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan dan kepastian hukum,” lanjut Ketua KPPM.
KPPM berharap Satlantas Polres Bima segera memberikan respons dan menunjukkan langkah nyata dalam mengusut dugaan laka lantas di Desa Sanolo tersebut.(Aj)



