Ikuti Kami
Advertisement
Advertisement

BEM Nusantara Gelar Aksi, Sampaikan Enam Tuntutan Kerakyatan; Sempat Terjadi Ketegangan, Berakhir dengan Kesepakatan Bersama

Redaksi Titik Nol News Juni 30, 2026 2 Min Read 326 Views
Share:

Titiknolnew.com | Bima’ Pada hari Selasa, 30 Juni 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menggelar aksi demonstrasi di kawasan Kantor DPRD Kota Bima. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pengawasan sekaligus penyampaian aspirasi masyarakat terhadap berbagai persoalan mendesak yang dirasakan langsung oleh warga daerah.

Pada tahap awal pelaksanaan, sempat terjadi ketegangan antara massa demonstran dan aparat keamanan yang berjaga di lokasi. Ketegangan muncul akibat terjadinya saling dorong saat massa berusaha mendekati pintu masuk kantor untuk menyerahkan surat tuntutan. Situasi semakin memanas ketika sebagian peserta aksi membakar ban bekas di halaman depan gedung DPRD Kota Bima sebagai bentuk tekanan agar aspirasi segera didengar.

Namun demikian, ketegangan dapat segera diredakan melalui pendekatan secara humanis oleh petugas keamanan dan perwakilan mahasiswa. Suasana perlahan kembali kondusif, sehingga proses dialog dapat berjalan dengan lancar.

Enam Poin Tuntutan Kerakyatan

Dalam orasi dan surat tuntutan yang akhirnya berhasil diserahkan, BEM Nusantara mengajukan enam poin utama yang menjadi perhatian dan harapan masyarakat, yaitu:

1. Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis (MBG) – Memastikan pelaksanaannya berjalan efektif, transparan, tepat sasaran, dan bebas dari potensi penyimpangan anggaran.
2. Perbaikan dan Pemerataan Infrastruktur Jalan – Mempercepat perbaikan jalan rusak yang menghambat akses transportasi dan perekonomian warga.
3. Mengatasi Kelangkaan LPG – Meminta pemerintah menjamin ketersediaan pasokan dan menstabilkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
4. Penertiban Galian C Ilegal – Menghentikan aktivitas penambangan tanpa izin yang merusak lingkungan dan merugikan kepentingan daerah.
5. Mengaktifkan Peran BUMD Secara Optimal – Memperkuat pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah dan kesejahteraan warga.
6. Memperketat Pengawasan Alat Timbang dan Tester di Gudang Jagung – Mencegah praktik kecurangan takaran dan mutu hasil panen yang merugikan petani lokal.

Dialog Berjalan, Capai Kesepakatan Bersama

Setelah suasana aman, perwakilan massa diterima langsung oleh Ketua DPR Kota Bima serta Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Bima. Kedua pejabat tersebut bersedia mendengarkan secara rinci setiap permasalahan yang disampaikan.

Setelah berlangsung dialog yang terbuka dan konstruktif, tercapai kesepakatan bersama. Pihak legislatif dan perwakilan pemerintah daerah menyatakan akan menindaklanjuti setiap poin tuntutan yang disampaikan. Komitmen ini disepakati untuk dibahas lebih lanjut dalam rapat kerja dan melibatkan dinas terkait guna mencari solusi terbaik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Kami memahami kekhawatiran yang disampaikan. Meskipun sempat terjadi ketegangan, kami tetap menghargai niat baik untuk menyampaikan aspirasi. Semua poin ini akan kami bawa ke ruang pembahasan dan diupayakan penyelesaiannya secara bertahap sesuai aturan yang berlaku, ujar Ketua DPR Kota Bima.

Sementara itu, Koordinator BEM Nusantara, Afriansyah Putra, S.Sos, menyatakan kesediaan pihaknya untuk menjaga kondusivitas. Ia juga berharap kesepakatan yang dicapai segera diwujudkan dalam tindakan nyata.

Kami berharap hasil dialog ini tidak hanya berhenti di janji, tetapi benar-benar terasa perubahannya bagi masyarakat, tegasnya.

Aksi kemudian dibubarkan secara damai setelah dipastikan telah tercapai kesepahaman dan rencana tindak lanjut yang jelas.

Informasi Redaksi
JurnalisAlfaruq
EditorRedaksi
SumberDokumentasi Aksi/ Orator Aksi Afriansyah Putra
Penanggung JawabRedaksi