Titiknolnew.com |Bima— Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bima yang ke-386, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ragi, Kecamatan Palibelo, turut ambil bagian meramaikan Pawai Budaya yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Bima hari ini . Ratusan siswa, guru, dan tenaga kependidikan tampil antusias membawa semangat cinta budaya dan identitas daerah.
Kontingen SDN Ragi berangkat bersama rombongan pawai dari titik awal Perempatan Cabang Talabiu, bergerak tertib sepanjang jalur utama kota hingga tiba di titik akhir di halaman Kantor Bupati Kabupaten Bima. Sepanjang perjalanan, kehadiran siswa-siswa mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan meriah dari warga yang memadati pinggir jalan.
Yang paling mencolok, seluruh peserta mengenakan busana adat khas Bima, terutama Tembe Ngoli — kain tenun tradisional yang menjadi simbol kebanggaan, sejarah, dan kearifan lokal masyarakat Mbojo. Tak hanya pakaian, mereka juga membawa atribut budaya dan menampilkan gerakan yang menggambarkan keseharian serta nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Kepala SDN Ragi dalam keterangannya menyampaikan, keikutsertaan sekolah ini bukan sekadar meramaikan acara, melainkan bagian dari pendidikan karakter. “Kami ingin menanamkan sejak dini rasa cinta tanah air, kebanggaan terhadap budaya sendiri, serta menjaga warisan leluhur agar tidak punah ditelan zaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap daerah. Anak-anak belajar bahwa menjadi generasi penerus Bima berarti juga menjaga identitas Tembe Ngoli dan tradisi yang telah ada ratusan tahun ini, tambahnya.
Pawai Budaya HUT Bima ke-386 ini diikuti oleh seluruh instansi pemerintah, sekolah, dan unsur masyarakat. Keikutsertaan SDN Ragi membuktikan bahwa pelestarian budaya dimulai dari lingkungan pendidikan, menjadi fondasi kuat bagi persatuan dan kemajuan daerah ke depan.



